Oleh Pena Nusantara

Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Apa kabar Sahabat semua? Semoga Sahabat dalam keadaan sehat dan tak kurang suatu apapun…

Sahabat, perasaan apakah yang Sahabat rasakan saat menilik pemberitaan tentang negeri kita tercinta di televisi, radio, surat kabar, atau media massa lainnya? Mungkin tak jarang dari kita akan geram, marah, benci, kecewa, atau bahkan menutup telinga dan mata. Segala umpatan, hardikan, bahkan sumpah serapah mungkin akan menghiasi rasa kekecewaan kita. Negeri tercinta kita, Indonesia, seolah merupakan negeri terburuk, termiskin, dan terbelakang di dunia. Bumi pertiwi kita, seolah hanya dijejali oleh sumber daya manusia yang tidak berkualitas, tidak kompeten, doyan korupsi, dan tidak bertanggung jawab. Produk alam kita, seolah tidak pernah mampu bersaing dengan produk alam negara lain.

Sahabat, apakah Sahabat tidak menyadari, bahwa selama ini kita hanya berkonsentrasi terhadap keburukan-keburukan negeri kita saja? Apakah selama ini pernah terpikirkan oleh Sahabat untuk berhenti sejenak mencaci maki dan menghardik negeri kita sendiri? Masih terdapat banyak sekali hal yang dapat kita syukuri dari negeri ini. Masih terdapat jutaan kebaikan yang dapat kita syukuri dari bumi pertiwi ini. Bukankah Allah telah berfirman dalam surah Ibrahim (14:7), bahwa apabila kita bersyukur, maka Ia akan selalu menambahkan nikmatNya. Namun apabila kita kufur, maka siksaanNya sangatlah pedih. 
Tidak pernahkah terpikirkan oleh Sahabat, bahwa kondisi Indonesia yang katanya semakin “buruk” ini, merupakan “sentilan” dariNya atas kekufuran kita atas nikmatNya? Astaghfirullahaladzim..

Tidaklah mungkin terlihat mobil mewah bersliweran di jalan raya jika perekonomian negeri kita ini rusak total. Tidaklah mungkin toko-toko ramai dipenuhi pembeli saat menjelang ramadhan dan lebaran, jika semua rakyatnya miskin. Tidaklah mungkin anak-anak bangsa mampu bersekolah hingga jenjang tertinggi jika sistem pendidikan bangsa kita ambruk dan sumber daya manusianya tidak berkualitas. Tidaklah mungkin kita dapat menikmati segarnya udara pagi dan nyenyaknya tidur malam jika setiap saat terdengar tembakan dan bom meriam. Dan masih sangat banyak lagi kenikmatan-kenikmatan serta kebaikan-kebaikan yang dapat kita syukuri di bumi pertiwi ini. 

Marilah Sahabat, sejenak kita berhenti menghardik serta mencaci maki negeri ini. Marilah kita gali dan ungkapkan segala kebaikan, kemajuan, serta keunggulan negeri kita yang nyaris terlupakan dan terabaikan. Secuil apapun kebaikan, kemajuan, serta keunggulan yang Allah berikan kepada negeri kita, sangatlah pantas kita syukuri. 
Marilah bersama-sama membangun bangsa dengan tulisan serta ungkapan kesyukuran atas negeri kita. Tulisan yang insyaAllah akan memberikan energi positif kepada jutaan masyarakat Indonesia. Tulisan yang insyaAllah akan memberikan energi positif kepada bangsa tercinta. Gali serta ungkapkan fakta-fakta tentang kemajuan, kebaikan, dan keunggulan Indonesia ke dalam buku kami yang berjudul “Indonesia Bersyukur”, dengan ketentuan-ketentuan audisi sebagai berikut:
  1. Peserta adalah WNI, pria atau wanita, segala usia.
  2. Mengirimkan tulisan berupa narasi tentang kemajuan, kebaikan, atau keunggulan Indonesia yang patut kita syukuri. Tulisan yang dilengkapi dengan pustaka atau nara sumber akan kami utamakan. Daftar pustaka dituliskan pada akhir tulisan.Jika pustaka yang digunakan berupa  wawancara atau hard copy (koran, majalah), peserta yang berhasil lolos audisi harus bersedia menunjukkan bukti pustaka tersebut dalam bentuk scan atau rekaman.
  3. Satu naskah hanya membahas satu topik. Dapat menggunakan negara lain sebagai pembanding, tanpa harus menghina atau merendahkan negara tersebut. 
  4. Tulisan terdiri dari 800-900 kata (tidak termasuk Daftar Pustaka), diketik pada kertas A4, dengan huruf Times New Roman, font 12, spasi 1,5, margin 3333. Khusus untuk judul, ditulis dengan font 16.
  5. Mencantumkan biodata berupa: nama asli, nama FB, nama pena, dan alamat email yang dapat dihubungi di bagian paling bawah naskah. Tidak diperkenankan menuliskan informasi biodata lain yang tidak kami minta. Format penulisan biodata bebas.
  6. Tulisan tidak sedang diikutsertakan pada audisi lain dan belum pernah dipublikasikan di dunia maya maupun penerbit manapun.
  7. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 naskahnya yang terbaik.
  8. Untuk mempermudahkan penyampaian informasi yang dikirimkan oleh Pena Nusantara kepada seluruh peserta, peserta audisi WAJIB meng-add account Pena Nusantara, memberikan tanda like pada page Pena Nusantara, dan bergabung dalam group Pena Nusantarapada situs jejaring sosial Facebook.
  9. Peserta audisi WAJIB mempublikasikan info audisi ini pada note Facebook masing-masing dan kemudian men-tag ke Pena Nusantara dan 30 teman Facebook lainnya, dengan cara mengkopi dan paste informasi ini ke dalam note masing-masing, men-tag-nya, dan kemudian men-publish-nya.
  10. Tulisan dikirimkan dalam bentuk file Microsoft Word berformat (.doc) sebagai attachment (bukan ditulis di badan email) ke alamat email pena.nusantara@yahoo.com dengan subjek email “IB – judul naskah – nama pena penulis“.
  11. Kami akan menyaring 20-30 naskah yang akan kami sertakan dalam buku “Indonesia Bersyukur”.
  12. Selama mengikuti audisi ini, peserta tidak diperkenankan mengubah nama Facebook, demi kemudahan kami saat ingin men-tag nama peserta 
  13. Segala informasi mengenai audisi ini akan selalu kami update melalui account, group, serta page kami, Pena Nusantara. 
  14. Tulisan paling lambat kami terima pada tanggal 1 Agustus 2012 pukul 13.00 wib
  15. Naskah yang telah masuk ke meja redaksi kami, akan kami konfirmasi melalui account, group, dan page Pena Nusantara pada tanggal 15 Agustus 2012. Bagi peserta yang telah mengirimkan naskahnya, namun tidak menemukan judul naskahnya pada daftar konfirmasi kami, bisa mengirim ulang naskahnya kepada kami paling lambat pada tanggal 22 agustus 2012 pukul 13.00 wib. 
  16. Pengumuman hasil audisi akan kami umumkan pada tanggal 22 November 2012 melalui account, group, dan page Pena Nusantara.
  17. Mohon maaf,  kami tidak melayani pertanyaan seputar audisi ini. Jadi mohon dibaca ketentuan-ketentuan di atas dengan baik dan cermat.

Ajang audisi ini murni diadakan serta dikelola atas kerjasama Pena Nusantara Publisher dengan Ustadz Yusuf Mansur, tanpa melibatkan kepentingan pemerintah atau partai politik manapun.

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Salam syukur,