Cinta adalah anugerah. Maka dari itu, berbahagialah bagi seseorang yang tengah jatuh cinta. Cinta itu suci, murni, yang datang dari dasar sanubari tanpa pandang kondisi materi apatah lagi bentuk rupa dan paras diri. Baik buruknya suatu cinta tergantung dari pelaku cinta dalam menyikapi cinta itu sendiri.

Cinta kerapkali membuat kita menitikkan air mata, tanpa pandang status sosial bahkan usia. Butiran-butiran kristal nan bening yang jatuh dari kelopak mata itu memang disebabkan oleh cinta, namun bukan berarti cinta adalah sesuatu yang sangat menyiksa. Apatah lagi cinta yang telah terwujud, tak ubahnya gayung bersambut. Lantas, bagaimana nasib dari perasaan cinta yang berkedip sebelah mata? Kita tak dibenarkan untuk menyalahkan perasaan yang kita rasakan itu, karena cinta adalah anugerah.


Jika kita sebagai pecinta yang cerdas, kita akan melakukan penyerahan diri kepada Allah Sang Pencipta Cinta. Dengan begitu kita akan merasakan kepasrahan yang penuh dengan keikhlasan. Dari mana datangnya cinta hingga ke mana cinta itu akan bermuara, hanya Dialah yang Maha Tahu akan nasib dari cinta kita.



Ghofar El Ghifary
085777986252