Mana ada guru yang mengajar seperti Pak Topik?
Tabiatnya santun namun tegas
Mana ada guru yang mengajar seperti Pak Topik?
Menilai muridnya dengan dua paling-paling
Paling pintar
Paling bodoh


Belajar dengan Pak Topik sangatlah asyik
Tapi, kami murid yang suka berisik merasa terusik
Kami yang selalu bikin onar
Hingga membuat jajaran guru selalu gempar
Kami absen setiap waktu sekolah
Lagi-lagi Pak Topik tak pernah lelah
Ia sambangi kami dari pelbagai arah
Dari lantai atas lalu ke bawah
Dari lantai bawah, ke atas, dan ke bawah

Memang, kami sangat bandel
Lagi-lagi Pak Topik tak merasa gatel
Karena kebandelan kami, kata-kata pepatah telah berubah
Kata-kata yang terarah menjadi tak terarah
Anjing menggonggong kafilah berlalu
Sambil menggonggong kami terus berlalu
Ada udang di balik batu
Kami murid yang kepalanya batu
Hujan batu di negeri sendiri hujan emas di negeri orang
Daripada hujan penyesalan lebih baik ayo reunian

* Pak Topik adalah guru mata pelajaran Matematika ketika Ghofar El Ghifary masih sekolah di Attahiriyah Pusat. Puisi ini rencananya akan dibaca saat reuni akbar Alumni Pesantren dan Pelajar Aattahiriyah 2011. Puisi ini dicipta oleh pengarang karena terinspirasi dari puisi-puisi Gus Mus (KH. Mustofa Bishri) dan kebetulan karakter Gus Mus sangat mirip dengan Pak Topik.