Langit pagi menjadi gelap kelabu
ada apa dengan hatiku
kuhanya bisa diam dalam kelam
berharap akan datang sebuah keajaiban
menanti seorang diri
tanpa ada yang menemani
hanya ada secangkir kopi
kapan ia akan memberi
memberi penjelasan yang berarti
untuk hati ini

kian lama hati kian terkikis
menjatuhkan kristal yakni menangis
tak ada jawab yang tengah terucap
selalu bisu tanpa sikap
wahai yang ada di sana
maukah kau hadir duduk berdua di singgasana
singgasana cinta tanpa nestapa
dengan nestapa bila kau menolaknya
maka, rapuhlah aku,
jika kau lamban menanggapiku

(Desember 2011)