(Mading ‘Dwi-Mingguan’ edisi ke-XII, 15/8/2011)

Mading ‘Dwi-Mingguan’ – Hj. Orny Loebis telah berpulang ke rahmatullah. Ibu Haji, sapaan akrab Hj. Orny Loebis di mata santri-santri Yayasan Marhamah, menghembuskan napas terakhir hari ini, Sabtu, 13 Agustus 2011, di kediamannya, Jl. Cipinang Cempedak I/7 Polonia, Jakarta Timur.

“Ibu Haji meninggal di rumahnya tadi jam tujuh lewat lima menit.” kata Ba’asyir saat menginformasikan perihal meninggalnya salah satu donatur Yayasan Marhamah yang sudah memasuki usia ke-84 tahun itu.

Mendengar berita dari Ba’asyir, Ghofar, selaku redaktur mading ‘Dwi-Mingguan’ langsung meluncur ke kediaman Hj. Orny Loebis bersama rekan kerjanya, Ibrahim.

“Innalillahi wa’inna’ilaihi rooji’uun… Telah berpulang ke rahmatullah ibunda kita Hj. Orny Loebis. Al Fatihah.” tulis Ghofar melalui jejaring facebooknya sebelum meninggalkan meja kerjanya.

Sebelumnya Hj. Orny Loebis sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Lantas beliau dipulangkan dari rumah sakit tersebut atas permintaannya sendiri.

“Sebenarnya Bu Haji belum sembuh, tapi karena beliau minta pulang, anak-anaknya akhirnya mengizinkan. Orang ini sudah kemauan ibu. Sebagai anak pasti ingin selalu membuat orang tuanya senang.” Ujar Imam Ma’arif selaku Sekretaris Yayasan Marhamah.

“Dan sehari sebelum meninggal beliau juga sempat berwasiat kepada anak-anaknya agar ruang tamu dibersihkan dan dirapikan, dan beliau juga meminta jika nanti meninggal supaya dishalatkan di mushala. Masuk mushala lewat tangga yang biasa beliau lewati dan keluar mushala lewat tangga yang biasa dilewati santri-santri.” lanjut Imam dengan mimik serius.

Akhirnya, jenazah Hj. Orny Loebis dishalatkan di mushala yang ada di kediamannya, lalu dishalatkan untuk kedua kalinya di masjid Baitul Karim. Kemudian jenazah beliau dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dengan diiringi empat bus pelayat dan dipandu polisi.

Sesampai di lokasi pemakaman, dilakukan penguburan jenazah, sambutan dari Adnan Buyung Nasution dan ditutup dengan doa jenazah yang dipimpin oleh ustadz Mahmud Efendi yang juga anak angkat dari Hj. Orny Loebis. [GFR]