(Mading ‘Dwi-Mingguan’ edisi ke-XII, 15/7/2011) –  Wawancara Pengasuh

 

Untuk menyambut bulan suci ramadhan, apakah ada persiapkan khusus yang diterapkan pengasuh kepada santri?

Ada. Di antaranya mengajarkan puasa sunnah senin dan kamis untuk belajar mempersiapkan puasa ramadhan sebulan penuh, dan juga membangunkan santri sebelum waktu subuh tiba untuk melaksanakan sholat qiyamul lail terlebih dahulu, juga sebagai latihan untuk persiapan waktu sahur di bulan ramadhan nanti, serta mengajarkan sunnah-sunnah yang bisa dilakukan dalam menyambut bulan ramadhan nanti.

Di kantor asrama, apa yang sedang sibuk dikerjakan oleh para pengasuh?

Membuat proposal untuk para dermawan dalam menunaikan ZIS-nya kepada yayasan, serta sebagai persiapan kebutuhan asrama dan tugas masing-masing di bulan ramadhan.

Lebih sibuk mana antara persiapan ramadhan tahun sekarang dengan tahun lalu?

Lebih sibuk tahun sekarang, karena tahun lalu banyak anggota yang terlibat tapi untuk tahun ini kita meminimalisir anggota karena belajar dari tahun kemarin, semakin banyak anggota bukan cepat terselesaikan tapi malah banyak pekerjaan yang terabaikan. Dan walaupun anggota kita sekarang lebih sedikit dan merasa lebih sibuk tapi ini sudah menjadi tanggung jawab yang besar, kita harus ikhlas dalam bekerja supaya hasil bisa maksimal.

Jika digabung dengan santri yang baru masuk, berapa jumlah keseluruhan santri?

Kurang lebih 75 santri, karena belum masuk semua dan data juga belum akurat. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak sekolah, di sana data lebih jelas.

Kalau jumlah pengasuh?

Di kepengasuhan kita tentukan 15 orang.

Sejauh ini, adakah donatur yang sudah mengundang untuk berbuka bersama?

Kalau untuk donatur baru ada satu orang yang mengundang yaitu untuk puasa pertama, karena biasanya di setiap bulan ramadhan itu satu minggu sebelum puasa baru mereka mengundang.

Apakah ada rencana perubahan tempat untuk sahur, berbuka dan shalat tarawih dari tahun lalu?

Mungkin tidak ada. Karena untuk sahur dan buka biasanya di halaman asrama. Alhamdulillah tahun ini halamannya lebih bagus karena baru saja direnovasi. Dan untuk shalat kita tetap di mushola.

Sebagai pengasuh, apakah Anda mempunyai harapan bagi para santri di bulan suci ramadhan nanti?

Harapannya ya semoga bisa mendapatkan iman dan islam yang sempurna dengan bisa menunaikan kewajiban dan sunnahnya, juga meninggalkan larangan-Nya, serta bisa membuat hari-hari setelahnya tetap semangat dalam beribadah, bukan hanya di bulan ramadhan saja. karena kebiasaan buruk kita berlomba-lomba beribadah di bulan ramadhan, tapi setelah ramadhan malas mengerjakan yang sunnah, malah terkadang yang wajib pun malas dikerjakan. Naudzubillah min dzalik..***Ghofar/Mading ‘Dwi-Mingguan’

 

DATA DIRI
Nama              : Imam Ma’arif, S.Pd.I
TTL                  : Bojonegoro, 8 Mei 1985
Pendidikan     :

– Pondok Pesantren At Tanwir, Bojonegoro, Jawa Timur

– STAISA (Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al Ayyubi) Jakarta

Kutipan           : “Expresikan diri selagi muda, berbahagialah selalu dan jadilah yang terbaik”